[ Review ] The Good Son - Jeong You Jeong

April 11, 2022

 Sudah cukup lama aku mengidamkan membaca buku ini. Karena banyak pertimbangan buku thriller yang perlu kubaca--dan ya aku tidak sekaya itu membeli semua buku sekaligus, terpaksa aku menunda membaca buku ini cukup lama. Sempat ingin meminjam bukunya di iPusnas tapi berkali-kali kucek ke aplikasinya, stok buku itu selalu habis terpinjam. Aku sudah menunggu buku itu selama berbulan-bulan! Akhirnya aku menyerah dan lebih memilih membelinya di Gramedia saja.

The Good Son - Jeong You Jeong




Sinopsis

Yoo Jin terbangun karena bau darah dan menemukan dirinya berbaring di ranjangnya sendiri dalam keadaan berlumuran darah. Tetapi itu bukan darahnya. Lalu darah siapa? Jawaban untuk pertanyaan itu baru diketahuinya setelah ia menemukan ibunya tergeletak tak bernyawa dengan leher tergorok di tengah genangan darah di kaki tangga apartemen dupleks mereka. Sebagai penderita epilepsi, ingatan Yoo Jin sering bermasalah dan ia tidak bisa mengingat apapun yang terjadi kemarin malam. Hanya suara ibunya yang selalu terngiang-ngiang di telinga. Suara ibunya yang memanggil namanya. Apakah sang ibu memanggilnya untuk meminta tolong? Atau untuk memohon agar Yoo Jin tidak membunuhnya? Yoo Jin pun berusaha mencari tahu apa yang terjadi, menggali ingatannya, dan menguak rahasia lama tentang dirinya sendiri dan keluarganya. Sementara itu, di dermaga tidak jauh dari sana, ditemukan juga mayat seorang wanita muda dengan luka menganga di leher.

Review

Dari sinopsis yang tertulis di sampul belakangnya itu saja sudah membuatku sangat penasaran dengan ceritanya. Dari sinopsis itu saja pun udah jelas ya siapa pembunuhnya. Tadinya aku berharap ada plot twist yang mencengangkan, misalnya si Yujin dijebak oleh pembunuhnya atau gimana. Tapi tidak. Novel ini lumayan 'straight forward' dengan alur cerita yang maju mundur. Kalau tidak dibaca baik-baik kita tidak bakal tahu apakah ini cerita sekarang, atau MCnya lagi membahas masa lalunya. Penggambaran isi otak dan perasaan dari Yujin merupakan inti cerita dari novel ini. Kita bakal diajak untuk menyelami pemikiran Yujin yang tersiksa dengan kekangan ibunya dan pemikiran ketika menyadari dirinya adalah psikopat,

Di awal cerita Yujin adalah anak lemah yang katanya menderita "epilepsi". Atas perintah dari kakak ibunya yang seorang dokter psikiater, Yujin diharuskan meminum obat 'epilepsi' ini. Jika tidak diminum, dia akan mengalami kejang-kejang lalu pingsan. Diminum pun obat itu hanya membuat Yujin jadi merasa hampa. Padahal awalnya Yujin adalah anak yang sehat bugar, apalagi dia atlet renang yang berprestasi. Hal ini diperparah dengan ibu Yujin yang sangat ketat dengan kehidupan Yujin. Bahkan sampai menyuruh Yujin untuk menyerah jadi atlet renang yang merupakan tujuan hidup Yujin. Dan mirisnya semua itu dilakukan karena memang benar-benar memikirkan anaknya, Yujin. Satu-satunya plot twist yang kusukai di novel ini.

Meskipun plot twistnya B aja, jujurly kejadian-kejadian yang terjadi dalam novel ini akan membuat kita jadi makin penasaran. Apalagi di puncak konfliknya, susah rasanya untuk berhenti membaca. Sebagai seorang--yang baru sadar--psikopat, Yujin tidak akan segan-segan melenyapkan siapapun yang menghalanginya. Ditambah kecerdasan Yujin yang mampu membuatnya lolos dari tindak kejahatannya. Yah psikopat + cerdas adalah kombinasi terburuk seorang kriminal. Endingnya pun sangat memuaskanku. 

+ Kejadian-kejadian yang terjadi dalam novel membuatku terus penasaran.

+ Penggambaran gejolak batin hingga Yujin menjadi seorang psikopat yang sangat detail.

- Tidak ada plot twist yang Waw banget. Jadi jangan terlalu berharap.

- Narasi yang banyak banget, apalagi di awal novel bakal bikin kita bosan.

You Might Also Like

0 komentar

About RIYU

I'm Indriyuku. This blog is a place where I want to share all the things I love to you! I hope my blog can inspire your next destination!

Like me on Facebook