Review Hotel Yogyakarta : Omah Njonja Bed & Brasserie

Februari 23, 2021

 Menginap di hotel ini dadakan banget. Setelah dari Adhistana, tiba-tiba diajak lagi staycation di hotel lain. Scrollinglah aku mencari hotel-hotel yang bagus dan instagramable. Ketemulah hotel staycation selanjutnya :

Omah Njonja Bed and Brasserie.

Pemesanan kami lakukan lewat Traveloka. Letaknya di Jl. Sawitsari, tidak terlalu jauh dari perempatan Kaliurang, terminal Condongcatur, dan Ring Road Utara. Kalau kalian wisatawan yang itinerarynya di sekitar Alkid dan Malioboro, well, hotel ini lokasinya agak jauh dari situ. Convenience store pun lokasinya agak jauh. Fortunately, ada warung makan jika kalian tidak mager jalan dan angkringan kalau malam. Tapi selama aku nginap di sini aku hanya mengandalkan grabfood saja. 

Hotelnya tidak tinggi dan tidak begitu luas. Tampak depan sangat menarik. Parkir untuk mobilnya tidak luas. Tidak jauh dari tempat resepsionisnya, ada ruang tunggu tamu yang simpel dengan furniture-furniture jadul dan beberapa ornamen khas peranakan china. Dari ruang tunggu ada taman kecil dengan beberapa kursi dan meja. Tema hotelnya sendiri mengambil tema vintage. Got different kind of staycation experience di sini!




Dari taman, kami melalui lorong kecil yang di sisi kiri, kanan, dan atasnya ditempel dengan bingkai-bingkai jendela yang warna-warni. Lorong itu berujung ke taman yang lebih luas dan ada sebuah kolam renang kecil di sisi kiri taman. Kamar kami tepat di dekat kolam renang. Begitu masuk kamar, it's quite large. Anak mau salto-salto juga bisa haha. Kamarnya sendiri punya tema yang lebih modern. Kalau kamarku bertema biru! Lucu banget kamarnya. Nuansanya biru laut (karena gelap, jadi kelihatan biru tua). Kebetulan salah satu warna kesukaanku. Untuk harga menurutku worth it lah ya dengan kamar dan fasilitasnya. Saat aku menulis ini harga per kamarnya 280kan (incl. breakfast).


Setelah meletakkan semua barang--tidak banyak sih--kami langsung keluar ke kolam renang. Beruntung tidak ada satupun orang di dalam kolam itu kami jadi bebas berenang sepuasnya. Soalnya kolamnya itu lumayan kecil dan bakal sempit kalau ada 4 orang lagi yang masuk ke kolam. Fasilitas hotelnya tidak wah. Tidak ada bar atau resto. Jarang-jarang aku nemuin hotel tanpa resto (kecuali wisma/hotel melati buat ehem-ehem wkwk) . Setelah tanya ke resepsionis ternyata ada cuman lagi ditutup. Because of covid, they can't provide restaurant or any room service. 

Untuk sarapan tidak bisa prasmanan. Nanti akan diantar ke kamar masing-masing. Sarapan yang kami dapat adalah nasi kuning orek tempe plus telur and a cup of warm tea. Simple and delicious. Yum!  

Overall, It's a good choice to have a staycation here. We like it. This hotel is so homey and peaceful. Jarang terdengar bunyi kendaraan. Good for healing, right? Now I will review the pros and cons :

Pros :
  • Homey, serasa berada di rumah nenek.
  • Tidak bising.
  • Kamarnya luas.
  • Instagram worthy, kalian bisa berfoto dengan ala-ala jaman dulu.
  • Staff is nice and helpful.
  • Fasilitas lengkap, memuaskan, dan wifinya lancar.
  • Breakfastnya enak.
  • Family friendly hotel.
Cons : 
  • Letaknya yang agak jauh dari tempat wisata terkenal di Jogja. Tapi tahulah di Jogja itu tidak ada kata sangat jauh.
  • Tidak banyak opsi warung makan di sekitar hotel.
  • No restaurant provided.
I think that's all I can explain for now. This accomodation would be perfect for your budget staycation. 

You Might Also Like

0 komentar

About RIYU

I'm Indriyuku. This blog is a place where I want to share all the things I love to you! I hope my blog can inspire your next destination!

Like me on Facebook